Band metal asal Malang, Aura 13, resmi kembali meramaikan skena musik underground setelah hampir dua dekade hiatus. Terbentuk sejak 1998, Aura 13 dikenal dengan konsep musik gelap, atmosfer mistis, dan pendekatan spiritual yang kuat.
Pada awal 2000-an, mereka merilis album debut Meaning Sickness di bawah R.A Prod, yang menegaskan identitas mereka dalam ranah metal atmosferik. Setelah lama vakum, kini Aura 13 bangkit dengan formasi terbaru dan visi yang lebih matang.
Formasi terkini:
Moulto (lead vocal, guitar)
Joemary (back vocal, lead guitar)
Antono (bass)
Budi (keyboard, sequencer)
Aris.K (drum)
Kembalinya Aura 13 ditandai dengan perilisan album terbaru bertajuk Gerbang Kematian (The Gate of Death). Album ini berisi 8 lagu yang dirancang sebagai satu perjalanan konseptual, mengangkat tema kematian sebagai bentuk transendensi sekaligus ketakutan akan kehampaan.
Mengusung inspirasi budaya Jawa, Aura 13 memadukan riff agresif, vokal menghantui, dan nuansa ritualistik yang kental. Setiap lagu terasa seperti mantra, membawa pendengar menyusuri lorong gelap penuh kecemasan dan refleksi eksistensial.
Album Gerbang Kematian resmi dirilis pada 5 April 2026 dalam format terbatas CDr dan kaset oleh Edelweiss Records, Jakarta. Rilisan ini langsung menyasar kolektor dan penikmat musik underground yang menghargai eksklusivitas format fisik.
Melalui karya terbarunya, Aura 13 menegaskan eksistensi mereka sebagai band metal dengan identitas kuat—menggabungkan kegelapan, budaya lokal, dan eksplorasi makna kehidupan dalam balutan musik ekstrem yang atmosferik.
